Selain dikenal dengan sebutan Kota
Kretek, Kudus juga dikenal sebagai Kota Religius atau lebih medasar lagi
dikenal dengan sebutan Kota Santri. Pasalnya, banyak di antara santri yang
menuntut ilmu di kota yang kharismatik yang menjadi panutan masyarakat sekitar
Kudus. Di antara sekian banyak ulama di kota Kudus yang menjadi tauladan bagi
masyarakat, salah satunya adalah beliau al-Maghfurlah KH. M. Arwani Amin.
Sekitar lebih 100 meter di sebelah
selatan Masjid Menara Kudus, tepatnya di Desa Madureksan, Kerjasan, dulu
tersebutlah pasangan keluarga shaleh yang sangat mencintai al-Qur’an. Pasangan
keluarga ini adalah KH. Amin Sa’id dan Hj. Wanifah.

